My blog has moved!

You should be automatically redirected in 6 seconds. If not, visit
http://balonwarnawarni.wordpress.com
and update your bookmarks.

expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

January 14, 2009

Stolen

Ia memotong sayapku

saat ia menangkap dan mencengkeram bahu
menyayat pelan semburat otot
mengirisnya
ngilu...


hingga mengucur darah merah
membasahi bulu putih..
dan mencampakkan tendon terakhir...

dan belati berlumur kejam
terongok, disamping miris airmata
hingga aku kehilangan mata angin : dimana cakrawala?

Ia mencuri sepasang sayap
karena bukan separuh malaikat
mencoba memasangkannya di bahu manusia
dan merajam keabadian, terikat

merengut separuh jiwa kar'na tak tahu harus terbang kemana
kotak pandora yang terbuka
sombong diri dan tergoda belaka - tadinya
merana jiwa
mengejewantah dambanya akan ruang tak terbatas fana

lalu ia mencuri sayapku.....

dengan belati berhias nafsu
merengkuhku
pelan mencumbu
larut aku, kukira bumi adalah segala
bersumpah aku adalah cahaya
dan kaki berpijak, saat membalas kecupnya
kala itu,

rengkuhnya jadi cengkaraman
dan dibalik senyumnya kulihat kilat
belati tajam, ngilu dan ...

lalu ia mencuri sayapku.






*with stolen wings we cannot fly. without empathy we shall fall. So Ignorantly arrogant : to disregard life for the sake of pleasure..and praise ourselves with the spoils of death*

No comments: