My blog has moved!

You should be automatically redirected in 6 seconds. If not, visit
http://balonwarnawarni.wordpress.com
and update your bookmarks.

expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

September 26, 2011

Ein Sturm im Wasserglass

Dan September turun merintik
menjadi kelabunya mega
yang memahat hujan badai
dan airmata..

hanyalah cara-Nya
memberitahu kita
bahwa ada hangat
di perapian hati
yang lamat lamat
kita nyalakan sendiri
:
Di genggaman kita
bara itu dijaga
tetap menyala.
Persetan
dengan hujan es
diluar sana


[aku terdiam. 
hujan deras ini
teredam.

dan ini hanya
satu badai biasa
di segelas air
di pangkuan]

Sesederhana itu. Seringan itu. 

August 24, 2011

It's been a year, right, A?

A is a dearest friend of mine, with his own story and battle. A story of himself, and a she that I wouldn't mention. I know that someday he'll tell his story by himself, but meanwhile, let me just put his story here. Be good, A.. You'll find the missing piece again, someday..



It’s almost a year
A year from the event that took place and changes everything
I thought I’ve compromised with myself, I thought I’ve reached and acceptance
But then again I guess I never did
I dreamt of you, you came back looking for me
I talked to you; I embraced you the feeling of awkwardness was there
But it changed not this feelings I’ve had kept for you for so long
We talked as if we’re catching up on all of the time we’ve lost
As if you’ll stay this time, as if you won’t be leaving me again
Ever

I turned my back and you’re gone
Like an ethereal entity you materialize out of thin air and disappear into thin air
Is it repeating all over again?
I don’t want to let it end that way this time, I won’t
Out of the blue I reached my GPS and type your name
Beyond logic, I found you and comprehend where you were heading

My limbs were moving on its own
My brain was sending jolts of signals ordering me to move
Telling me to cut you there, not letting you go
Not letting you off

I reached there, saw a taxi stops by
It seems like I’ve lost it
It seems you’re getting into it
I grabbed the door holding it not letting the taxi leave
Only to be dumbfounded
You’re not there
As I stood there looking confused
An old lady was smiling as if she was reading in to me
She told me that you’ve gone back somewhere, forgetting to pick something up
I was relieved, fully relieved…

And just right after the old lady says so
There you were again with that sweet smile of yours
You were wearing a yellow hoodie, with the hood on your head
The long skirt that makes you the graceful lady you are
And I thought this is it, you’re not going to leave anymore

Guess again…
As she was getting into the cab, I stopped her
Ask her to stay one last time by my side…
She smiled at me
But with a sad look she said
“I can’t”
Two simple words that brought me back…
Everything was over…

We talked
I tried to persuade, she smiled with her sad eye
I reached an understanding that I’ve had since forever…
She went into the cab, gave me that sad look
And…

I was back into reality with tears overflowing
It’s almost exactly one year since the event
The clock is ticking and in a few hours, it will be fully one year…
I thought I’ve compromised
I thought I’ve accepted it
But these tears exactly show the other way round…

August 20, 2011

August 15, 2011

Tentang perjalanan

Mensyukuri adamu..dan adaku..kini dan nanti

[di sisi mata uang yang sama...
maupun di sisi yang berbeda..]

Perjalanan ini, untuk apa?
Dan dimanakah akan kita labuhkan semua kesementaraan?
Pada sejatinya, tiada yang benar benar nyata..
dan tiada yang benar benar maya
Hanya perjalanan bolak balik antara dua sisi mata uang..

[Dan aku menyadari sesuatu tentang kehilangan,
mungkin hanya perpindahan ke sisi lain koin?]

Perjalanan ini, untuk apa?
Sejatinya abadi, sejatinya yang dicari?
Aku yang mencari sepotong kecil surga
perjalanan ini, pencarian ini..
memulai, berjalan, dan berakhir nanti..
kemana?

Padahal sepotong kecil nirwana ada disini
di dalam danau di matamu, yang tak pernah habis kuselami
di degupku yang berdesir bersama denyutmu
di ketidaksempurnaanku dan ketidaksempurnaanmu
di ruah cinta yang tak bersyarat yang mengurat di nafasku, nafasmu..
...

dan ilusi perjalanan ini, tumpahlah sudah
di satu cahaya yang menyeruak, menutupi
mencari arti, memaknakan diri, meretas mimpi
ketika awal adalah akhir, ketika tujuan ternyata ada di tata mula..

..dan berjalan ternyata seperti bernyanyi..

Yang kucari, ada disini. Tepat di hatimu.

Untuk kini dan nanti, terima kasih..
Untuk sepotong kecil surga yang kaubagi denganku.
Untuk ada, untuk tempat di hatimu yang berarti semesta untukku

ketika semuanya terpenuhi sudah.
ketika semua tuntas sudah,
[dan bukankan semua telah tertuliskan?]
kukecup keningmu dengan takzim, dan berkata:

Suatu kehormatan, suatu kebahagiaan tak terperi
Suatu anugrah dan damai tak terdefinisi..

Terimakasih..Untuk secuil surga kecil yang kucari -
tempat sempurna bernama hati - milikmu. 

Terimakasih untuk selalu menjadi tempatku pulang...

[It's been, it is and will be such a perfect place..]

Terima kasih. 

July 24, 2011

random#2

meretas satu pedih, pelan pelan
saat hati menggantungkan diri
pada "suatu saat nanti"

menenun satu sabar, pelan pelan
saat diri memang harus berdamai dengan nyata
bahwa yang kita punya adalah ini
"suatu saat nanti"

Menggerus kelam, pelan pelan
sedikit lagi, katamu
sedikit lagi dan bersabarlah disitu,

ah kuharap
"suatu saat nanti"
menjadi
"sebentar lagi"





July 15, 2011

Escapade...

Akhirnya...

Hari ini kita berdua bisa menghela sedikit nafas lega
dan mengambil jeda dari hingar bingar dunia

Letakkan semua beban, sementara saja
agar ringan pundak kita dan bebas sayap kita
agar terbebaskan ruang di jiwa, dan berterbanganlah semua..

Pada satu perjalanan
Yang sudah lama kita rindukan,
Bersamamu, kesayanganku...

(Dan belum apa apa, hatiku terasa mau meledak karena gembira:
Membayangkan gelak tawa tanpa harus tersita apa-apa
Membayangkan langkah seirama seiring ragu yang sirna)

Ah akhirnya...


On Y Va, mon Cher! 

July 5, 2011

4th of July

Sesosok tegap yang mulai meringkih
Dan beban beban dipundaknya, yang selalu kuharap bisa kuambil alih

Sesosok engkau. Yang tak henti berbagi, yang tak henti mengajari
Semua yang kutahu sekarang, semua yang kupunya sekarang

Sesosok kuat yang sunyi menyimpan hasrat
Dan dalam diamnya aku mendengar namaku dalam doa yang tak henti terpanjat

Sesosok yang aku diam diam selalu berharap
Ia melihat:
Semua peluhku, Semua keringatku, semua bahagiaku
Semua perjuanganku, semua kisahku, semua pedihku

dan ia berkata: Ia bangga padaku.
Gadis kecilnya yang tumbuh dewasa

Ah, aku yang bangga.
Menjadi gadis kecilmu.

Have a very blessed 56th Birthday, Paps..

June 6, 2011

random#1

Oh how I wish for the time to freeze.


mengabadikan tiap tarikan garis bibir
terlukis satu kurva sempurna
yang membuat semua sedih menyingkir

mengabadikan tiap cercah hangat
yang teradiasikan lamat lamat
pada degup jantungmu, dimana tiap detak adalah harap

Oh how I wish for the time to freeze.







June 1, 2011

Strangers in paradise

Gelak tawa yang memenuhi hati...

Puisi belum, mati, schatze..
Seperti yang kau bilang,
ini hanya keseharian lagi
rutinitas yang diselanya kutemukan senyummu
nyata yang dinyalanya teradiasikan hangatmu
dan ada yang tertasbihkan genggaman

Sejumput bahagia disanasini
sepercik sedih disanasini
secercah harap disanasini

ah kita yang sedang meramu
harap bercampur keringat
mimpi bercampur darah
dan asa bercampur pelukan.

Karena diujung hari aku tahu
aku aman dipeluk senyummu

sesederhana nirwana kecil kita:

peluk yang melelehkan amarah

bahu yang mengusir sepi

dan gelak tawa yang memenuhi hati..