My blog has moved!

You should be automatically redirected in 6 seconds. If not, visit
http://balonwarnawarni.wordpress.com
and update your bookmarks.

expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>
Showing posts with label belajar menulis. Show all posts
Showing posts with label belajar menulis. Show all posts

March 2, 2012

Serangkaian Tunggu

Serangkaian tungguku
Mewujud rima yang membatu
dan puisi yang jadi kelu

Serangkaian tungguku
Merintik pada gerimis merdu
sementara aku merapat pada hangat api di tungku

Serangkaian tungguku,
Seringkali membuat menggebu
Menggerbrak tak sabar, dan terburuburu

Pada serangkaian tunggu,
aku,
Meranggas pada masa
Dan akhirnya hanya bisa pasrah pada sunyata

Pada serangkaian tunggu:

Kurajut satusatu harap yang dulu luruh
Kupinjam doa yang dulu sembunyi takut
Kutelusuri satusatu kelindan yang kusut

Demi satu. 
[Janji yang terwujud pada nanti]
Dan saat itu:
Serangkaian tungguku
yang mengharu biru
akan melebur pada pelukmu


Selamat Pulang, M :)

February 23, 2012

The regulars (of Irregularity)

Aku sudah terbiasa
Dengan setangkup roti di awal hari
sembari kau menyapa, selamat pagi..

Aku sudah terbiasa
Membagi siangku denganmu
bersendau, berkeluh, dan mendengar suaramu

Aku sudah terbiasa
Dengan rentang pelukmu yang menyambut 
Hangat dimana semua lelahku akan melarut..

Ah, aku sudah terbiasa,
Dengan caramu menarik senyum,
yang selalu menular

Dengan wangimu
yang memenuhi relung

Dengan dekapmu,
Ketika aku tak yakin akan semua
dan kau yang berkata,
"kita akan baik-baik saja"

Aku telah terbiasa,
pada semua tentangmu,
dan sangat terbiasa,
pada hal-hal indah
yang sama sekali bukan 
hal yang biasa-biasa saja.




M, lagi lagi rindu menguasai, hari ini. Aku terlalu terbiasa dengan adamu. Hati-hati di jalan, Cepat pulang dengan selamat ya :)

February 21, 2012

(How it feels to be) on your shoes..

Oh, I'd love to be you,

Terdengar sebuah keluh, 
ketika sepasang sepatu flat ungu
Baru diletakkan di rak sepatu
Setelah dipakai sehari penuh oleh gadis bermata sendu

Mengapa begitu?

Tanya si sepatu ungu
Setelah ia tahu 
Yang berkomentar adalah 
si cantik Stiletto mahal keluaran terbaru 

Aku bosan di rak seharian,
hanya jika pesta aku dikeluarkan
sehabis itupun si gadis selalu mengernyit kesakitan
Ah, apa gunaku jika hanya untuk pajangan?

Ah, miss Stiletto merah menyala
Ternyata ingin berguna dan melanglang buana
Bukan hanya ke sekedar club, resto dan tempat pesta
Ternyata tak hanya ingin jadi cantik saja,
Ia ingin jadi lebih berguna

Cih, tak tahu bersyukur kau!
Sudah bagus kau cantik begitu
Tak perlu sedikitpun kena tanah, lumpur debu
Belum tahu kau, betapa ganas dunia untuk sebuah sepatu
Terpapar kotoran, menahan kerikil dan menapak batu

Suara hardikan terdengar,
dari sepasang sepatu steel toe berkulit kasar
ini dia, si safety boot yang bersuara gahar
Mencemoh (dan diam-diam iri) pada stiletto anggun yang selalu bersih bersinar

Si sepatu flat ungu, yang mulai mengusam
hanya bisa tersenyum masam,
melihat ke bahan suede ungunya yang mulai buram 
(serta sol alasnya yang menipis, ah ia mulai geram)
menangisi kerapuhannya diam-diam

Ah, Andai saja, 
pikir si sepatu flat ungu yang murung
aku sekuat si sepatu steal toe,
dengan semua lapis pelindung
Tak akan lagi aku mengaduh saat tersandung 

Waktu Untuk Merindu : Bukan puisi


Banyak waktu yang kita punya, dan telah kita lalui
Dalam setiap helaan nafas kita
Sejak terbangun dari lelap, dan kembali ke peraduan

Banyak rindu yang kita hela di setiap nafas hidup ini
Entah itu pada sahabat, orang tua,
sebuah tempat penuh kenangan
atau bahkan kekasih tercinta

Nikmatilah waktu,
Rasailah rindu

Manfaatkan waktu,
Sesekali untuk mengungkapkan rindu.



Diatas bukanlah puisi saya, melainkan cuplikan dari buku 'Waktu untuk merindu'. Ini adalah kumpulan prosa pendek dari NBC Balikpapan yang bisa didapatkan di nulisbuku.com., dimana saya termasuk salah satu penulisnya. Salah satu karya saya di buku ini adalah bentuk prosa dari puisi di blog ini yang berjudul 'The Death of Sleeping Beauty'. Selamat menikmati!

Tabik!

ps: buku ini adalah salah satu hadiah ulang tahun saya untuk diri saya sendiri, dan untuk dearest M, yang membuat 13 Februari kemarin menjadi hari yang penuh kejutan bahagia dan tawa. Yes, I am old(er) now, and I am grateful for every second I live.  :)

January 16, 2012

Rainy January

I can see clearly now, the rain is gone..

tanyakan pada kelabu pucat awan,
mereka akan bilang,
"keraguan dan ketakutan 
tak akan membuat 
surya terbit menyibak mendung"

tanyakan pada hujan yang membadai
rintiknya niscaya akan berkata,
"keraguan dan ketakutan
tak akan membuat
deras mereda"

tanyakan pada deru angin
yang berpusar kencang
hembusnya akan bercerita
tentang hantu yang ternyata kau buat sendiri
yang bernama takut dan ragu
melahirkan tornado yang memporak porandakan hati,
dan gulana yang membadai tak henti
mega hitam menyelimuti pandangan

I can see all obstacles in my way..

dan percayalah..
Sederas apapun hujan membadai,
percayalah,
matahari tak pernah ingkar janji
menyibak semua ketakutan
dan keraguan yang menggelayut
di pelupuk mata..

Hingga terlihat jelas :
Nyata.
Semua rintangan,
Semua perjuangan,
Semua yang benar benar ada di depan mata.

Gone are the dark clouds that had me blind..

Dan pada akhirnya, sadarlah..
Pada sabar tiap langkah yang terlampaui
Percaya yang terpahat dalam hati,
Kini,
Dan nanti,

It's gonna be a bright, bright, sun shinin' day..

December 19, 2011

Escapade no.2

Dan dalam balutan cahaya,
kita berdansa

Merepih satu satu spektrum yang terbiaskan 
dari kerlip lampu warna warni yang tak pernah terpejam.
Membisikkan gelak tawa yang tersimpan
dalam buncah rasa yang berkelindan

Ah, hilang semua penat
dan beban beban sejenak terlupakan
Ah, kepala yang penuh
sejenak terkosongkan
hanya ada kita. saat ini.

Waktu
Yang melesat cepat
tak ingin terlewatkan, sedetikpun. 
Tangan yang terpaut erat
tak ingin terpisahkan, sedetikpun.

Hanya ada kita, saat ini.
Terbungkus bahagia yang menjura
Terimbas dalam ritme suara
semua memori, semua kenangan

Kupegang tanganmu,
kukecup pelan

dan kita melaju,

dalam balutan cahaya
kita berdansa

November 25, 2011

The two cents

Thoughts, thoughts, ticking thoughts

Flying thoughts,
Flashing thoughts...

..of hopes,of dreams, everlasting dreams
..of living reality and anything in between

At the beginning, these shapeless thoughts
just like smoke , transparent and soft
vanishing into the air, oh they are not!
But diffuse and gather , into oh clouds of thoughts

When you thought that these clouds
would just wind away, left you untouched
nah nah, no they wouldn't.
They hide and lurk, and suddenly, POP!

Hidden thoughts,
Unveiled thoughts..
Of the taste of all the chocolate in the box
Of the forbidden and what's-not..

Wandering through
scatter and gather, everything's old and new
As if these thoughts are independents
they crawls and dig holes to your head, just like rodents
Ah thoughts,

Hold still...
The monster in me, if you will
memories, hope, fears and everything that kills
then reminds me, of what is real

Ticking thoughts,
tickling thoughts

Revolving with time
erasing,creating
dissecting, 
rejecting, accepting
Ah thoughts - what a romantic fool I am
To somehow claim that you're all mine

November 22, 2011

Rethorical

Katakan,ngilu
apakah kau sungguh bercokol di
hatiku?

atau sekedar bayang bayang hantu
yang kuciptakan sediri saat ragu?

Katakan,rindu
apakah aku bisa percaya padamu

untuk menusuk semua takhayul
yang kukarang sendiri- tepat di ulu
lalu hilang semua takutku

Katakan, biru
karena enggan aku selalu sendu
sementara ia tak berhenti sabar
menunggu

ah atau mungkin aku
yang terlalu ngelangut tapi lupa pada harap yang dirumut.

Jadi kali ini,
rindu,bantu aku
mengusir biru sendu
dan ngilu kelu.

Blackout

Tadi malam
Lampu gas dan neon warna warni meranggas

memburai memuntahkan cahya
hingga berguguran jadi buram

"akhirnya mereka meninggalkan malam pada yang empunya", kata rembulan pada kerlip bintang.

dan mungkin sekali lagi,anak anak kecil itu akan berlarian mencari kunang kunang yang tak malu lagi sembunyi. Atau itu redup lamat cahaya yang menari di lampu teplok tua? Setua redup api lilin, yang kali ini bisa bercumbu lama dengan si sumbu. Dan sebuah tembang lama mengalun dari mulutnya:

Yo prokonco dolanan neng njobo..
Padang mbulan, padange koyo rino

Rembulane e.. siang ngawe-awe
Ngilingke ojo podho turu sore..

November 19, 2011

Jakarta

Dan malam jakarta:
Kepenuhan cahaya
Lampu gas dan neon panas
Bersolek sambil was was
Menggusur bintang bulan ke sudut desa

Tiada sunyi, malam Jakarta
Desah berisik geram riuh,petaka?
Menyembunyikan tarikan nafas teratur dibaliknya

Ah Jakarta, masih saja
Orang orang tak jera,
Orang orang tak sirna
Orang orang tak tahu lagi beda
Antara gengsi dan aksi bunuh diri
Antara metamorfosa dan pura pura

Malam Jakarta masih saja menjanda
Tak puas dengan nektar para pecinta
(ah bukan sudah tandas diserap inti sari mereka?)

Ah Jakarta

Selalu takut aku
Menitipkan sebentuk rindu
Dalam resah degup malammu

November 18, 2011

Explorers

Tak tinggal di awang-awang,
melainkan bumi,

Kita telah terbang,
mengarungi tata surya dan inti bintang
Sayap merentang
dan telah kita rasakan semua gemilang

Tapi untuk berjalan di bumi adalah tantangan:

membuat sarang
mencari tenang
menunggu terang
dan cerita yang direntang

ah kita,
tak tinggal di awang-awang
tapi mengarungi bumi:

tempat peluh dan karya menjejak
bermimpi, bernyanyi, berteriak sampai serak!
terkadang ada, ragu dan takut terisak
tapi tetap tak takut, bergandeng kita, menapak

dan suatu hari, suatu hari, kesayanganku..
suatu hari, pada mimpi yang ternyata nyata
semua akan melihat:
kita jelajahi sudut terkecil
puncak tertinggi
salju pertama

dan semoga, nantinya, kesayanganku,
pada satu yang kita selalu percaya:
ikatan kita. 
Pada hidup. 
Nyata.

October 20, 2011

Justification number one

The funny thing is, dearie,
I lately revealed your enigmatic stance


"Ketika kita benar benar bahagia
Kita hanya ingin ada diluar sana
menikmati, menyanyi, menari
(Menghabiskan waktu,mencuri pandang pada tiap tarikan garis bibir yang membentuk senyum bersama)          
Melakukan semua yang ada di hati
Dan meneriakkan pada dunia
lewat kerling mata yang bersinar gembira
dan senyum yang tergores tanpa henti"


And for some funny reasons
I suddenly get it when you say
You don't need rhymes and stanzas
To tell you how happy I am to have you, in my arms


Dan terasa...
Bukan aku kehilangan kata
atau tak lagi punya tanya

Hanya bahagia.
Membawa hatimu, di hatiku.
Hati hati sekali (Sepert halnya dirimu)
Tapi tak kehilangan, dan tak ingin melewatkan
(Untuk alasan apapun itu)
sedetikpun kesempatan
Untuk benar benar mengecap:
Hanya. Bahagia.

July 15, 2011

Escapade...

Akhirnya...

Hari ini kita berdua bisa menghela sedikit nafas lega
dan mengambil jeda dari hingar bingar dunia

Letakkan semua beban, sementara saja
agar ringan pundak kita dan bebas sayap kita
agar terbebaskan ruang di jiwa, dan berterbanganlah semua..

Pada satu perjalanan
Yang sudah lama kita rindukan,
Bersamamu, kesayanganku...

(Dan belum apa apa, hatiku terasa mau meledak karena gembira:
Membayangkan gelak tawa tanpa harus tersita apa-apa
Membayangkan langkah seirama seiring ragu yang sirna)

Ah akhirnya...


On Y Va, mon Cher! 

July 5, 2011

4th of July

Sesosok tegap yang mulai meringkih
Dan beban beban dipundaknya, yang selalu kuharap bisa kuambil alih

Sesosok engkau. Yang tak henti berbagi, yang tak henti mengajari
Semua yang kutahu sekarang, semua yang kupunya sekarang

Sesosok kuat yang sunyi menyimpan hasrat
Dan dalam diamnya aku mendengar namaku dalam doa yang tak henti terpanjat

Sesosok yang aku diam diam selalu berharap
Ia melihat:
Semua peluhku, Semua keringatku, semua bahagiaku
Semua perjuanganku, semua kisahku, semua pedihku

dan ia berkata: Ia bangga padaku.
Gadis kecilnya yang tumbuh dewasa

Ah, aku yang bangga.
Menjadi gadis kecilmu.

Have a very blessed 56th Birthday, Paps..

June 6, 2011

random#1

Oh how I wish for the time to freeze.


mengabadikan tiap tarikan garis bibir
terlukis satu kurva sempurna
yang membuat semua sedih menyingkir

mengabadikan tiap cercah hangat
yang teradiasikan lamat lamat
pada degup jantungmu, dimana tiap detak adalah harap

Oh how I wish for the time to freeze.







June 1, 2011

Strangers in paradise

Gelak tawa yang memenuhi hati...

Puisi belum, mati, schatze..
Seperti yang kau bilang,
ini hanya keseharian lagi
rutinitas yang diselanya kutemukan senyummu
nyata yang dinyalanya teradiasikan hangatmu
dan ada yang tertasbihkan genggaman

Sejumput bahagia disanasini
sepercik sedih disanasini
secercah harap disanasini

ah kita yang sedang meramu
harap bercampur keringat
mimpi bercampur darah
dan asa bercampur pelukan.

Karena diujung hari aku tahu
aku aman dipeluk senyummu

sesederhana nirwana kecil kita:

peluk yang melelehkan amarah

bahu yang mengusir sepi

dan gelak tawa yang memenuhi hati..

May 23, 2011

Membunuh

Ingin menikam..
Merobek robek suara yang keluar
dan menghancurkannya jadi serpih sunyi
Semencekat udara yang kau kosongkan tadi

Kala kau bahkan tak tahu perang kami
Berhenti. Jangan. Jangan masuk kesini.
Dan masa lalu tidak berhak mengklaim apapun atas segala kini
jadi berhenti. Jangan, jangan mendekat kesini

Ini adalah lingkaran kami.
Sesiap apapun ia,
kau tetap melukai.
(aku tahu ia yang mengundangmu melihat lingkaran kami
Tapi semua suara menyesakkan hati
dan aku tidak mau tidak mampu bernafas lagi)
Jadi, tolong, pergi....


Atau aku akan mati.


Help, M...

May 19, 2011

Fur Dich..

"I'm selfish, impatient and a little insecure. I make mistakes, I am out of control and at times hard to handle. But if you can't handle me at my worst, then you sure as hell don't deserve me at my best." - Marilyn Monroe -




Terimakasih.

Untuk merengkuh semua kekhawatiran
dan mengecup pergi semua amarah di sanubari

Untuk menggenggamku,
dan terus menggenggamku
dan tidak membiarkanku pergi

Untuk mendengar
semua bisik, celoteh, marah, teriakan dan caci
dan masih bersabar mendengar

Untuk ada pada saat saat terburukku
dan menjadi mentari yang menghalau badai pergi

Untuk mengetahui tiap relung kesah ketakutanku
dan masih menjelajahi, bukannya menyerah pergi

Untuk meyakinkanku pada saat senduku
bahwa bara mungkin meredup, tapi mimpi tak pernah mati

Dan semua saat terbaikku,
adalah hela nafas  dan peluh pada karya yang kupersembahkan padamu


For the very best, M.
14.05.2011 afterglow



(before) the night's note

It's late..
As the pale moon covers the sky palate..


And she screams, and she shouts
And she runs, and she ruins all the chance she got
And her eyes' bloodshot
(well, she gets on her sanity at last - finding him searching aghast)
And he stands still in silence
Try to breathe and keep his balance

She doesn't demand the poetic rhyme
She just need a bit of  assurance
He says, I need to buy some time
(and hell sure you're aware of the dare)
And they stand still in silence.

I'm a damaged good, he says
She sighs
She shooks her head and says
I'm nothing, but a wounded soul too 

He remembers
And she wont ever forget
How the past can be a big bunch of regret

Alas,
They say: 
Now we have nothing but each other
and the dreams that we cater
and the question's long been answered...

We do. 


14.05.2011
For one hell of a night. For the relentless patience you've shown

May 14, 2011

One Night's Note

Kita sendiri
Yang merakit mimpi ini
hingga terjalin terbentuk nyata

Kita sendiri
Yang memutuskan, yang berjuang
kala dunia memunggungi dan bisik bisik caci maki

Kita sendiri
Yang saling menguatkan.
Karena hanya kita, ya, hanya kita, yang mengerti.


Kita.
Sendiri?
Ah tidak, tidak pernah. Kita tak sendiri.
Karena kali ini bukan kau. Bukan aku.
Tapi kita
Ya, kita.